;

Selasa, 06 April 2010


Seniman jalanan desak Satpol PP dibubarkan

Selasa, 06/04/2010
Puluhan warga yang tergabung dalam seniman jalanan Jakarta (Senja) dan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD DKI menuntut Pemprov DKI membubarkan satuan polisi pamong praja (satpol PP).

Tuntutan disampaikan karena Satpol PP dinilai bertindak beringas dan brutal dalam melakukan penertiban, sehingga menimbulkan tiga korban tewas yang diduga meninggal ketika dikejar petugas dalam program penertiban pada PMKS oleh satpol PP.

Juru bicara aksi Deden Amrillah mengatakan korban tewas dalam aksi penertiban itu merupakan tanggung jawab dari Pemprov DKI terutama satpol PP. "Kami minta agar unit ini dibubarkan dan dialih fungsikan menjadi satuan kerja yang lebih produktif semacam unit penanggulangan bencana bajir atau kebersihan kota. Karenanya kami mendesak agar DPRD membentuk pansus pembubaran satpol PP," ujarnya.

Selain menuntut pembubaran satpol PP, aksi massa juga mendesak DPRD untuk mencabut perda No.8/2007 tentang ketertiban umum, karena dinilai hanya menjadi alat untuk melakukan tindakan yang melanggar asas kemanusiaan yang adil dan beradab.

Mereka juga meminta agar Komnas HAM melakukan investigasi khusus terhadap pelanggaran HAM yang telah dilakukan satpol PP dalam kurun waktu beberapa tahun terkahir.

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright by DPW SRMI DKI Jakarta  |  Minima Template modified by azizal