TempoInteraktif, Jakarta:Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) daerah Jakarta akan menggelar unjuk rasa menolak penggusuran di depan Istana Kepresidenan Jalan Merdeka Utara siang ini (4/9). Mereka rencananya akan datang dengan 200 orang, yang sebagian besar adalah korban penggusuran di Jakarta.
"Ini bentuk protes atas penggusuran yang dilakukan pemerintah," ujar pengurus DPW SRMI Jakarta, Hendrik Anggoro saat dihubungi Tempo hari ini. Demonstrasi hanya dilakukan di depan Istana pada pukul 13.00-15.00 dalam bentuk orasi dan teatrikal.
Menurut Anggoro, tiga tuntutan akan dibacakan. Pertama, serikat menolak kekerasan yang dilakukan Satuan Tugas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat melakukan penggusuran.
"Kami meminta Satpol PP ditinjau ulang," ujarnya. Kedua, serikat meminta pemerintah menyediakan perumahan yang layak yaitu harga terjangkau serta memprioritaskan anggaran untuk perumahan. Ketiga. pemerintah serius untuk membuka lapangan kerja.
Peserta unjuk rasa, lanjut Anggoro, mayoritas korban penggusuran. "Mereka adalah korban penggusuran Taman BMW (Bersih, Manusiawi, Beradab), dan Kanal Rio-Rio Jakarta Timur," katanya.Akbar Tri Kurniawan
0 komentar:
Posting Komentar